|
|
|
|
HASIL KONTES ROBOT NASIONAL 2009 |
|
|
|
|
Written by Agus SBN
|
|
Sunday, 21 June 2009 |
HASIL AKHIR PERTANDINGAN KONTES ROBOT TINGKAT NASIONAL
Meski terlambat, dapat kami sampaikan hasil akhir pertandingan Kontes
robot nasional 2009 di Jogjakarta 13-14 Juni 2009 kemaren.HARI PERTAMA - PENYISIHAN
KRI
SERU dan menegangkan!!!
Itulah mungkin kata yang tepat untuk kondisi kami saat pertandingan KRI. KRI dibagi menjadi 8 grup dengan masing-masing grup 3 tim. Tim K'yuh B'imbay berada pada grup E. Satu grup dengan tim D4=S1 dari PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) dan tim GheN LabE Universitas Bhayangkara Surabaya.
Seperti berita kemaren, kami tidak berhadap
banyak, karena kedua tim diatas kertas berada diatas tim POLIBAN.
PERTANDINGAN PERTAMA POLIBAN
Putaran pertama kita belum bertanding. Putaran kedua, setelah Ishoma siang, kita langsung berhadapan dengan tim dari PENS. Yang ada
difikiran tim POLIBAN adalah apa yang harus dilakukan setelah bertanding dan kalah. Mau Salaman, mau jingkrak-jingkrak karena kalah,
atau apapun..... Bahkan Fatmi menuliskan isi hatinya di facebook "persiapan buat dibantai PENS". Dan ternyata memang....
PENS luar biasa.
Setelah 1 menit persiapan, kedua tim siap menunggu aba-aba start.
Poliban di sudut merah, PENS di sudut biru. Setelah di hitung mundur,
keduanya segera menekan tombol start. Dan tim POLIBAN saat itu terkena
imbas kehebatan PENS. setelah Start, Loading dan menaiki jembatan
mulus. Bahkan mulai masuk hutanpun mulus. Luar biasa, rekor tercepat
POLIBAN mencapai titik tersebut dalam 41 detik.
NAMUN.....
ternyata PENS berhasil mencata rekor barunya, di detik ke 41 tersebut
mereka sudah pada status GO atau menang mutlak dan game di hentikan.
Langsung setelah itu tim POLIBAN menyalami tim PENS. Dan ternyata tim
PENS sudah menyiapkan cindera mata buat tim POLIBAN. Sungguh, suasana
persahabatan dan sportifitas yang mengharukan.
PERTANDINGAN KEDUA POLIBAN
Dipuraran ke tiga, tim POLIBAN berhadapan dengan tim dari UBHARA. Jika
penulis adalah alumni dari PENS, maka Pak Wahyu (Kaprodi Elektronika
yang bertugas sebagai koordinator tim robot POLIBAN) adalah alumni dari
UBHARA. Haruskah kita kalah lagi.....
Posisi POLIBAN berada di sudut biru dan Ghen LabE di Merah. Keduanya
telah siap menunggu aba-aba untuk start. Perhitungan mundurpun
dimulai. Saat start, keduanyapun menekan tombol start.
Yang menarik, Pak Wahyu dan Pak Saiful(sebagai pembimbing KRI) tidak
tega untuk melihat. Mereka memilih sholat ashar dan berdo'a untuk tim
POLIBAN yang sedang bertanding.
Kedua robot berjalan mulus menuju loading, tim Ubhara berhenti di
loading dan robot otomatisnya menurunkan loading. Namun, jantung kami
tiba-tiba berdetak kencang karena robot otomatis POLIBAN tidak berhenti
di loading untuk mengambil robot traveler, tapi terus berjalan. Dengan
sigap FATMI mengangkat bendera putih untuk retray. Dan ditengah waktu
yang pendek tersebut, Fizi dengan tenang mengkalibrasi ulang sensor
garis. Dan ternyata...
Tim Ubhara melakukan retray Juga. Hati kami agak tenang. Artinya
statusnya sama.
Setelah keduanya start, kembali Ubhara berjalan normal. Otomatinya
berhenti tepat di loading dan mulai loading. Namun ternyata ada yang
error lagi, sehingga mereka minta retray lagi. Hati kami merasa tenang,
artinya tim Poliban ada kesempatan. Namun kenyataan berkehendak lain,
robot POLIBAN error lagi dan tidak mau berhenti tepat di loading,
sehingga Fatmi meminta retray lagi. Kamipun menjadi deg-degkan tidak
karuan, keduanya sama-sama pada posisi awal lagi.
Berikutnya, Ijul sang driver tampak berkomat kamit sambil membelai
robot manualnya dan Start. Ternyata akhirnya otomatis kita mau berhenti
di posisi loading, dan menurunkan traveller untuk menjemput robot traverler, bahkan mulai mengangkut traveller dan meneruskannya menuju
jembatan. Disisi lain, tim Ubhara ternyata lagi belum beruntung,
robotnya tidak dapat start kembali, sehingga saat waktu habis, tim kita
sudah dapat menyebrangi jembatan dan sudah mulai memasukki area hutan.
Dengan demikian, kita berhasil lolos babak penyisihan ikut esokharinya.
KRCI
TIm KRI berada satu grup dengan tim UGM, yang dulu mengalahkan kita di
regional 3. Dan juga satu grup dengan dari Poltek Bengkalis dan
Universitas Jember. Meskit kalah dengan UGM, tapi kita menang terhadap
bengkalis dan Jember.
Singkat kata, KRCI juga kita berhasil lolos penyisihan.
HARI KEDUA - PERDELAPAN FINAL
Tidak banyak yang bisa diceritakan, karena KRI tersisihkan di
Perdelapan Final. Dan KRCI tersisihkan juga.
Namun, meski kalah, ada obat pelipur lara yang dibawa pulang. Yaitu KRI
dapat penghargaan BEST DESIGN untuk kontes KRI tingkat nasional 2009.
Sebanding dengan pengorbanan pembuatan robot selama 6 bulan yang
melelahkan.
Selamat. |
|
Last Updated ( Sunday, 21 June 2009 )
|
|
|
|
|