|
|
|
Home D3 TKJ Kabar Running Test ROBOT tingkat Nasional
|
|
Kabar Running Test ROBOT tingkat Nasional |
|
|
|
|
Written by Agus SBN
|
|
Saturday, 13 June 2009 |
KABAR KONTES NASIONAL 2009
Roda dunia Berputar. Tidak seperti berita sebelumnya yang penuh dengan harap dan gembira. Berita kali ini lebih kepada kecemasan dan kekhawatiran.
Jumat, Setelah ba'da jumatan, kami semua baik tim KRI maupun tim KRCI masuk ke running TES. Belum tampak perubahan ekspresi wajah tim. Masih tampak optimistis dan semangat keberhasilan. Berbekal kesuksesan di Juara regional 3, dan uji coba di Banjarmasin, semuanya tidak ada masalah.
KRI
TIM KRI (Kontes ROBOT Indonesia) diikuti oleh 24 tim dari seluruh perguruan tinggi dan Politeknik se Indonesia. Lomba ini dibagi menjadi 4 regional. Regional 1 Pulau Sumatra, regional 2 Jawa Barat, Regional 3 Jawa tengah dan Kalimantan, dan Regional 4 Jawa timur dan Indonesia Timur.
Empat besar tiap regional akan dikutkan sebagai peserta KRI tingkat nasional. Dan 2 lagi dipilih berdasarkan keputusan panitia. Sehingga total peserta KRI adalah 24 tim.
Tercatat, tim tercepat dari seluruh juara regional hanya tim dari PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) yang bisa mencapai finish dibawah 1 menit). Sementara yang lainnya diatas 1 menit dari jatah waktu 3 menit.
Saat dilakukan running test, dengan dikawal sorotan kamera dari tim kita untuk memantau prilaku robot, tampak jelas beberapa kali sensor garis tidak dapat membaca beberapa titik berbeda dengan tepat. Setelah beberapa kail setting, akhirnya waktu running test habis dan robot belum sampai finsh.
Running test berikutnya, setelah dilakukan perbaikan sensor, gantian, lengan robot otomatis kurang tinggi mengangkat tandu, sehingga robot traveller menyentuh jembatan dan kita harus retray beberapa kali. Ditambah robot traveller yang tiba-tiba rem depannya bermasalah. Saat di gendong, karena rem depan tiba-tiba hang, robot traveller beberapa kali hampir terjatuh dari traveller dan harus di retray. Hmm.....(ampun dah..)
Setelah running test, dilakukan undian dan hasilnya, Tim POLIBAN berada di grup yang diistilahkan teman2x disini "grup neraka". Bagaimana tidak, juara bertahan TAK TERKALAHKAN PENS berada di grup kita, ditambah 2 grup lain adalah grup-grup yang robotnya berhasil melewati jembatan. Dengan artian, 2 tim lain selevel dengan kita. Sehingga, kemungkinan untuk lolos juara grup dapat dikatakan hanya tinggal 10%. (Buat teman2x yang pernah ikut robot, karena lomba ini adalah adu teknologi, dan teknologi itu terlihat jelas sekali prilakuknya, maka mudah bagi kita untuk memprediksikan performa robot. Baik kita maupun lawan).
Ditambahkan lagi, saat running test tim PENS berhasil menyelesaikan misi hanya 42 detik, kabarnya rekornya Lebih cepat dari tim Nasional India yang sudah lomba sebulan yang lalu, yaitu sekitar 50 detik. Meski demikian, kami mencoba untuk melihat hal ini dari sisi optimis, dan tetap tawadlu dengan kondisi yang terjadi.
KRCI
Beda robot, beda masalah. Setelah di Jogja, ada banyak error yang muncul di robot kecil KRCI. Mulai dari sensor garis yang tidak benar. Setelah berhasil diperbaiki, program tidak jalan semestinya. Jika yang jalan pertama harusnya maju, malah tangan dan kipas yang jalan duluan. Setelah berjam-jam diperbaiki akhirnya jalan juga. Namun begitu running test, robotnya langsung berbelok keluar jalur yang sudah direncanakan. Sehingga, misi yang diharapkan tidak berjalan.
Setelah dicek, ternyata kecepatan roda kiri dan kanan tidak sama. Entah kenapa hal tersebut terjadi. Hingga mendekati running test kedua, penyebabnya belum terdeteksi, sehingga diputuskan untuk menggunakan mode lambat.
Memang, pada akhirnya robot berjalan dengan mulus meskipun lambat, akan tetapi pada saat berbelok untuk meniup lilin, robot menabrak dinding. Tim pun minta satu-satunya kesempatan retray . Dan ternyata aksi robot masih sama. Nabrak dinding lagi. :-( Aduh.... (ampun pusingnya....).
Akhirnya, setelah diumumkan, meski tidak bertemu dengan tim PENS, tapi tim KRCI berada di grup A satu grup dengan Djogja X-01 dari UGM. Tim yang mengalahkan kita di grup regional kemaren.
Saat kami menulis berita ini waktu sudah mendekati Shubuh, artinya tim KRCI sudah Onair hampir 3 hari tanpa tidur yang wajar. Kami masih terus mencoba memodifikasi robot agar berjalan dengan baik. Meski kami juga tau dari 6 masalah yang telah muncul, masih ada 2 lagi yang masih belum kelar hingga saat ini.
Seperti yang penulis tulis di facebook
"ya Rob, KAMI HANYA BOLEH BERUSAHA DAN BERHARAP. Itu Saja....."
Trims. |
|
Last Updated ( Saturday, 13 June 2009 )
|
|
|
|
|